Mual muntah saat kehamilan trimester pertama

Kasus saya sedikit berbeda dengan kasus ibu-ibu hamil pada umumnya, jika biasanya ibu-ibu merasakan mual bahkan hingga muntah saat kehamilan memasuki usia trimester pertama. Saya hanya sesekali mual, sedikit perut tegang, sangat mengantuk dan tidak ada keluhan lain. Walau sempat tidak suka makan nasi, tapi rasanya kalau terpaksa bertemu nasi saya juga masih oke-oke aja, tidak seperti teman saya, yang mendengar nama makanan tertentu saja bisa membuatnya ingin muntah.

Suami saya sempat khawatir dengan terlalu sehatnya saya ini, sementara istri teman-temannya mual hingga muntah saat kehamilan trimester pertamanya. Setelah lihat-lihat internet, tanya mamah dan ibu mertua dan konsul dengan sahabat yang juga seorang dokter. Diperolehlah kesimpulan bahwa tidak semua kehamilan pada trimester pertama akan mual dan muntah. Katanya sih penyebab mual ini adalah akibat peningkatan kadar hormon estrogen dan HCG (human chorionic gonadotrophine) dalam serum darah ibu. Yang entah kenapa tidak terlalu memberi efek negatif pada tubuh saya. Satu hal yang patut disyukuri dengan mengkonsumsi makanan bergizi agar janinnya bisa tumbuh optimal, kata sahabatku yang dokter itu. :D

So, bagi ibu-ibu yang tidak mual-mual banyak pada saat trimester pertama, tidak usah resah. Ternyata itu bukan masalah :D .

Ayam goreng bumbu kuning

Ditinggal selama 2 hari di rumah mamah oleh suami, saya manfaatkan untuk belajar membuat ayam goreng bumbu kuning. Sebenarnya pemanfaatan juga sih, maklum di tempat tinggal kami di jakarta, kami belum punya ulekan. Jadi mumpung ke rumah orang tua yang peralatan dan bumbunya memadai..jadi ya semangatlah untuk mencoba masakan rada ribet sedikit.. :D

Bahan utama: Daging ayam, dipotong potong tentunya (minta dipotongin sama yang jualnya aja, kalau sendirian mah susah bin hese)..terus cucilah sampai bersih..

Bumbu:

  • Kunyit (sekitar 5 cm-an)
  • Garam (untuk 1 kg ayam cukup 1 sendok makan, tapi jangan terlalu full)
  • Penyedap rasa (kalau suka)
  • Bawang putih (sekitar 3 siung)
  • Lengkuas (diparut) (karena saya suka bumbu ayam goreng ini saat setelah digoreng, maka saya selalu agak memperbanyak lengkuas ini)

Cara membuat:

  1. Haluskan semua bumbu
  2. Lumuri daging ayam dengan bumbu yang sudah dihaluskan tersebut hingga merata
  3. Masukkan daging ayam ke dalam wajan, panaskan sambil diaduk-aduk
  4. Tambahkan sekitar 2 gelas air
  5. Biarkan hingga airnya menyusut (tapi sesekali jangan lupa diaduk ya, biar matangnya merata ;) )
  6. Setelah ini, ayam bisa langsung digoreng, bisa juga kita masukkan ke dalam kotak makanan, simpan di lemari pendingin dan digoreng jika waktu makan sudah dekat.

Alhamdulillah, kehebohan waktu menyiapkan sarapan bisa teratasi dengan resep ini. Selain itu, suami saya juga suka…hihihi

Semoga bermanfaat ;)